Gejala, Penyebab, dan Cara Ampuh Mengobati Penyakit Tipes Secara Alami
Penyakit tipes atau Tifus paling banyak terjadi di negara berkembang seperti Indonesia. Penyakit tipes disebabkan oleh infeksi dari bakteri Salmonella typhi. Bakteri akan berkembang dalam usus dan menyebabkan demam. Karena itu gejala awal ketika seseorang terkena tipes biasanya demam pada malam atau pagi hari. Selain waktu-waktu tertentu bisa beraktifitas seperti biasa sehingga gejala awal sering tidak diperhatikan. Pemeriksaan tipes biasanya dilakukan dengan pengujian darah, urin atau feses. Perawatan untuk penyakit tipes pada tahap awal bisa dilakukan di rumah.
Kondisi lingkungan dan makanan bisa sangat mempengaruhi tubuh kita. Apalagi bila kedua aspek tersebut telah terkontaminasi oleh bakteri salmonella typhi, kemungkinan bisa sebabkan tipes. Tipes ini tidak bisa dianggap sepele, karena bisa saja sebabkan kematian. Bahkan, bisa saja penderita sebelumnya kambuh kembali. Walau demikian, ada cara mengobati penyakit tipes agar tidak kambuh lagi.
Penyakit tipes biasanya dipicu oleh daya tahan tubuh yang drop, makan tidak teratur, kurang istirahat sehingga membuat bakteri Salmonella typhi bisa tumbuh dan berkembang dalam saluran pencernaan kita. Bakteri ganas ini biasanya menyebar melalui makanan dan minuman yang sudah kotor. Tipes ini penyakit yang unik karena penularan bakteri bisa terjadi walaupun orang yang menyebarkan bakteri tipes tidak menderita tipes. Penyakit penduduk negara berkembang ini setidaknya sudah menyerang sebanyak 800 hingga 100 ribu penduduk sepanjang tahun 2008.
Awal mula tipes mulai marak saat proses sanitasi tidak berjalan dengan baik yang biasanya terkait erat dengan masalah kesehatan yang serius di sebuah negara. Biasanya tipes menyerang usia dewasa, namun akibat memburuknya sanitasi sebuah wilayah, kini tipes juga bisa menyerang anak-anak. Tidak adanya imunisasi membuat belum sempurnanya sistem kekebalan tubuh mereka sehingga tipes bisa masuk ke anak-anak.
Gejala Penyakit Tipes
Khusus penyakit tipes, Demam Tinggi selama 1-3 minggu sejak tubuh terinfeksi adalah tanda-tanda utamanya, dan piagnosa tipes baru bisa dilakukan setelah demam berlangsung setidaknya 3-5 hari saat dilakukan cek darah. Sebelum 3 hari, penyakit tipes belum kelihatan. Seringkali keluhan lain ikut menyertai seperti diare, mual, sakit perut, sakit kepala, tubuh lemah, susah tidur dan sebagainya. Jika belum jelas sakit tipes atau bukan, biasanya dokter akan memberikan obat penurun panas, dan setelah memastikan hasil lab bahwa pasien menderita tipes baru dilakukan pengobatan yang spesifik karena jika terlambat penanganan akan berbahaya.
Saat awal gejala tifus terjadi sampai dengan 1-3 minggu, penyakit tipes bisa berkembang dari gejala ringan menjadi tipes berat. Tifus biasanya disertai dengan demam tinggi, tidak enak badan, sakit kepala, diare, bintik-bintik merah di dada, dan pembesaran pada limpa dan hati. Pengobatan normal untuk jenis penyakit tipes adalah menggunakan obat antibiotik. Karena konsumsi obat yang tidak tertib dan perkembangan imunitas bakteri, kini makin banyak kasus ditemukan dimana bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik.
Ketatnya sanitasi perawatan pasien tipes bahkan sampai mengharuskan orang sehat yang membawa bakteri Salmonella typhi tidak boleh mempersiapkan makanan bagi pasien/penderita. Centers for Disease Control and Prevention (CDC),menjelaskan secara lebih detil gejala dan tahap perkembangan penyakti tipes sebagai berikut:
- Gejala awal: demam tinggi berkepanjangan, tubuh lemah, sakit perut, sakit kepala, kehilangan nafsu makan
- Gejala tahap lanjut: beberapa orang mengalami sembelit dan ruam serta terjadi pendarahan internal dan kematian bisa terjadi jiak terlambat penanganan
- Gejala tipes cenderung berkembang secara bertahap selama periode waktu tertentu. Mungkin diperlukan waktu hingga tiga minggu untuk infeksi bakteri timbulkan gejala. Gejala tipes umumnya meliputi:
Pada tahap pertama, gejalanya seperti sakit kepala, sakit tenggorokan, sakit perut, ruam, sembelit, diare, kelelahan, dan demam. Pada orang dewasa biasanya akan sembelit, sementara anak-anak diare. Jika tidak segera diobati, tipes ini akan berlanjut ke tahap dua dengan gejala: demam tinggi, konstipasi parah, diare, penurunan berat badan, dan distensi abdomen. Dan selanjutnya bila telah memasuksi minggu kedua penderita akan alami ruam yang terdiri dari bintik-bintik kecil berwarna kemerahan di perut dan dada. Ruam biasanya hilang dalam beberapa hari.
Pada ketiga, penderita akan alami kelelahan yang parah dan mungkin penderita tidak bisa bergerak dengan mata setengah tertutup. Komplikasi serius dapat terjadi pada tahap ini dan bahkan bisa akibatkan kematian. Pada tahap keempat, mungkin demam akan turun dan suhu tubuh bisa kembali normal dalam beberapa minggu. Namun, gejalanya bisa kambuh dalam dua minggu ke depan.
Penyebab Tipes (Tifus)
Tipes disebabkan oleh salmonella typhi, yaitu mikroorganisme sejenis bakteri. Beberapa kondisi yang bisa sebabkan penyakit tipes:
Bakteri penyebab tipes dapat menyebar melalui makanan dan air. Juga, termasuk kontak langsung dengan penderita. Kebanyakan orang yang tinggal di negara-negara berkembang memiliki risiko tinggi terkena tipes, karena bakteri dapat mengontaminasi makanan dan minuman. Bakteri mungkin bertahan dalam tubuh penderita, bahkan setelah menerima pengobatan.
Penyebab tipes tersebut bertahan hidup di empedu atau usus selama bertahun-tahun. Dan bakteri tersebut akan menyebar melalui kotoran dan menginfeksi orang lain. Tapi, orang dengan kondisi seperti ini mungkin tidak mengalami gejala tipes apapun.Orang-orang yang sering berpergian ke luar negeri, apalagi ke negara berkembang mungkin berisiko mengalami tipes. Juga, orang dengan sistem imun lemah sangat mungkin memiliki tipes.
Pengobatan Tradisional Penyakit Tifus
Ada beberapa tips untuk pengobatan penyakit tipes secara alami atau tradisional yaitu sebagai berikut:
- Hindari minuman yang mengandung alkohol, kafein, teh, dan minuman berkarbonasi serta makanan pedas.
- Hindari susu dan produk susu lainnya jika penderita memiliki diare.
- Tingkatkan konsumsi air kelapa, jus buah segar, sup dan air glukosa.
- Direkomendasikan konsumsi bubur nasi. Bubur nasi dapat dengan mudah diserap perut dan memiliki banyak nutrisi.
- Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi, jika penderita alami sembelit.
- Kombinasi daun kemangi, kunyit, dan lada hitam. Lumatkan ketiga bahan tersebut hingga halus. Lalu bentuk seukuran tablet, dan konsumsi setiap hari. Minum juga segelas air hangat yang telah dicampur hasil lumatan bahan-bahan tersebut.
- Cengkeh adalah obat yang baik untuk penyakit tipes. Didihkan air secukupnya yang telah dimasukan cengkeh lima biji. Kemudian minum setiap hari selama beberapa hari.
- Siapkan secangkir buttermilk lalu tambahkan dengan satu atau dua sendok teh jus ketumbar. Minum dua kali setiap hari.
- Minum banyak cairan, ini membantu mencegah dehidrasi yang terjadi akibat demam tinggi dan diare. Penderita yang menderita dehidrasi berat, mungkin harus menerima cairan secara intravena.
- Konsumsi makanan bernutrisi. Kekurangan gizi dapat memudahkan tipes untuk berkembang.
- Madu dan air. Tambahkanlah madu ke dalam segelas air hangat, lalu minum. Ini bisa merelaksasi saluran cerna. Madu juga dapat mensuplai energi ke dalam tubuh
Demikian dari pembahasan diatas mengenai gejala, penyebab dan cara ampuh mengobati penyakit tipes secara alami atau tradisional, semoga pembahasan atau tips yang diberikan dapat memberikan pengetahuan bagi anda mengenai penyakit tipes dan cara pengobatannya.
Tag :
tifus
tipes
gejala dan penyebab penyakit tifus atau tipes pada anak
cara mengobati penyakit tifus atau tipes
pengobatan penyakit tifus atau tipes secara alami
Tidak ada komentar untuk "Gejala, Penyebab, dan Cara Ampuh Mengobati Penyakit Tipes Secara Alami"
Posting Komentar