7 Tips Cara Mengobati Batuk dan Pilek Secara Tradisional
Batuk pilek adalah keluhan paling umum yang dihadapi semua orang, terutama dalam kondisi cuaca yang tidak stabil. Pilek adalah infeksi ringan pada hidung, sinus, tenggorokan, dan saluran pernapasan atas akibat serangan virus. Seseorang yang terkena pilek akan mengalami batuk, sesak napas dan suara serak. Pilek adalah kondisi ketika hidung mengeluarkan lendir, baik sesekali atau terus menerus. Lendir yang keluar mungkin tampak bening, hijau, atau kekuningan. Teksturnya bisa cair maupun kental, tergantung pada penyebab yang mendasarinya.
Pilek atau flu ini dapat dengan mudah menular dari orang penderita flu ke orang lain yang belum terkena flu. Influenza dapat ditularkan oleh virus yang menyebar melalui udara, kontak langsung dengan penderita flu, berbagi makanan dan minuman, serta saat bersin.
Gejala Pilek
Pilek adalah gejala dimana suatu kondisi atau penyakit. Dalam beberapa kasus, pilek dapat di iringi beberapa gejala lain, seperti:
- Batuk
- Bersin
- Sakit tenggorokan
- Hidung tersumbat
- Tubuh terasa lelah
- Demam
Pilek biasanya hilang dengan sendirinya. Namun demikian, segera cari pertolongan medis jika Anda mengalami gejala di bawah ini, karena mungkin merupakan ciri dari kondisi yang lebih serius. Berikut gejalanya :
- Keluar lendir bening, maupun lendir yang agak kehijauan atau berdarah hanya dari salah satu lubang hidung dan disertai dengan bau yang tidak sedap.
- Pilek biasa berlangsung lebih dari 10 hari.
Penyebab Pilek
- Pilek dapat terjadi ketika virus menginfeksi hidung, tenggorokan, atau sinus, alergi
- Seseorang dapat terserang pilek saat terpapar alergen, seperti debu, bulu hewan atau serbuk sari bunga. Kondisi ini juga disebut rinitis alergi.
- Paparan udara dingin atau kering. Udara dingin dan kering dapat mengubah keseimbangan cairan di dalam saluran hidung, menyebabkan sistem saraf hidung mengeluarkan cairan.
- Konsumsi makanan pedas. Pilek dapat disebabkan oleh mengkonsumsi makanan pedas. Misalnya, makanan yang dibumbui dengan cabai, bawang merah dan lada hitam.
- Efek samping Obat-obatan Beberapa obat dapat menyebabkan efek samping pilek, seperti obat tekanan darah tinggi, pil KB, dan obat penyakit jantung.
- Ketidakseimbangan hormon, pilek mampu terjalin akibat ketidakseimbangan hormon, seperti dalam masa kehamilan
Diagnosis Pilek
Diagnosis pilek dibuat untuk menemukan penyebab yang mendasarinya. Pertama-tama Dokter akan terlebih dahulu menanyakan kondisi pasien, serangkaian masalah terkait:
- Riwayat medis pasien, seperti alergi atau penyakit pada sistem kekebalan tubuh.
- Penggunaan pelega hidung tersumbat atau mampet dengan semprotan hidung.
- Gejala lain yang menyertai pilek yaitu paparan debu atau bulu hewan di hidung.
Jika perlu, dokter dapat menggunakan alat khusus yang digunakan di hidung untuk melihat daerah hidung, menggunakan selang kamera untuk melihat seluruh rongga hidung hingga ujung hidung lebih jelas.
Apakah batuk dan pilek selalu butuh obat antibiotik?
Konsumsi antibiotik umum untuk batuk dan pilek biasa tidak akan menyembuhkan kondisi Anda. Antibiotik hanya bekerja melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Sementara hampir semua kasus batuk dan pilek, penyakit bermasalah ini disebabkan oleh virus. Bahkan, sebagian besar kasus bronkitis dan sinusitis yang memiliki tingkat gejala batuk pilek yang sama juga disebabkan oleh virus.Batuk dan pilek dapat dipertahankan dengan mengonsumsi obat generik yang umumnya dijual di apotek tanpa harus menebus resep. Karena obat yang efektif untuk batuk pilek tergantung pada jenisnya, inilah yang harus Anda ketahui:
- Guaifenin atau bromhexine adalah bahan utama dalam batuk berdahak, dan juga aman untuk wanita hamil. Perlu diingat, bahwa bahan ini tidak dapat mengobati kondisi lebih serius di balik gejala Anda.
- Jika batuk disertai demam, minum ibuprofen atau parasetamol juga bisa membantu meredakan sakit tenggorokan.
- Berhati-hatilah saat meminum obat yang mengandung antihistamin yang berguna untuk meredakan hidung tersumbat, karena zat ini bisa membuat dahak lebih sulit dihilangkan dari paru-paru.Jika Anda memiliki pertanyaan atau tidak yakin obat mana yang tepat untuk Anda, selalu berkonsultasi dengan dokter Anda.
Pengobatan Pilek
Pilek dapat dihilangkan dengan minum banyak air dan istirahat yang cukup. Pada penderita pilek yang cukup parah, dokter meresepkan obat sesuai dengan penyebab yang mendasarinya. Di antaranya:
- Obat untuk meredakan hidung tersumbat, baik disemprotkan langsung ke hidung atau diminum.
- Obat alergi, seperti chlorpheniramine, fexofenadine, loratadine, dihydrin, diphenhydramine atau serine.
Pencegahan Pilek
Pilek dapat dicegah dengan menjaga tubuh tetap bersih dan menghindari alergen, antara lain melalui langkah-langkah berikut:
- Cuci tangan Anda secara teratur untuk menghindari bakteri. Hindari ketika berada di dekat penderita flu.
- Gunakan sapu tangan saat mengeluarkan lendir dari hidung lalu cuci tangan.Makan makanan bergizi dan berolahraga secara teratur untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda.
- Selalu gunakan masker untuk menghindari zat yang dapat menyebabkan alergi, seperti debu atau serbuk sari.
- Berhenti merokok untuk menghindari iritasi dan radang rongga hidung.Terima vaksin flu secara rutin setiap tahun.Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk meredakan batuk pilek, yang meliputi:
1. Banyak minum air
Batuk dan pilek menyebabkan postnasal drip merupakan suatu kondisi yang terjadi ketika berlendir berlebih (lendir) menumpuk di belakang tenggorokan. Menentukan diri Anda terhidrasi dengan baik akan membantu melembabkan atau menipiskan lendir akibat postnasal drip. Selain itu, minum terlalu banyak juga akan membantu menjaga kelembaban mukosa. Beberapa data klinis menunjukkan bahwa minum teh hangat dengan madu dapat menenangkan tenggorokan Anda.
2. Mengisap permen Lozenges
Permen pelega tenggorokan mengandung mentol, sehingga bisa membantu meringankan hidung tersumbat dan sakit tenggorokan serta mengurangi reaksi terhadap batuk.
3. Berendam air hangat
Mandi air hangat tidak hanya membantu mengurangi batuk dan pilek, tetapi juga alergi. Bagi sebagian orang, penggunaan humidifer atau juga dikenal sebagai mesin pelembab udara, dapat membantu meredakan gejala batuk dan pilek. Karena alat ini dapat melembabkan ruangan saat udara kering.
4. Minum obat flu dan batuk
Pada saat semua cara di atas tidak membantu, Anda dapat beralih ke obat flu dan batuk yang banyak dijual bebas di toko obat. Anda dapat mengkonsumsi obat yang mengandung pseudoephedrine HCl.
Pseudoephedrine HCl membantu meredakan hidung tersumbat dan batuk- batuk dengan mengecilkan pembuluh darah yang bengkak dan juga melegakan saluran nafas.
Obat Flu Alami Untuk Mengobati Batuk Pilek
Ada banyak ramuan tradisional yang bisa Anda gunakan sebagai obat alami untuk mengobati masuk angin. Berikut ini beberapa resep herbal alami untuk pilek dan batuk:
1. Obat Flu dari Jahe
Anda bisa menggunakan jahe sebagai bahan herbal untuk mengobati pilek dan batuk. Jahe diketahui mengandung senyawa antivirus yang efektif dalam membantu menghilangkan virus yang menyebabkan pilek dan batuk. Beberapa jenis jahe, seperti jahe biasa dan jahe merah, telah banyak digunakan sebagai obat tradisional untuk meredakan pilek dan batuk.
Penelitian menunjukkan bahwa jahe mengandung gingerol, minyak atsiri, terpenoid zingiberol dan shogaol merupakan senyawa yang banyak digunakan sebagai obat batuk. Cara membuatnya cukup mudah yaitu :
- Ambil bagian jahe dari potongan, lalu cuci untuk membersihkannya. Lalu hancurkan jahe.
- Lalu tuangkan segelas air hangat, dan terus tambahkan madu sesuai keinginan.
- Aduk sampai merata dan minumlah campuran itu dua kali sehari.
2. Obat Flu dari Madu
Madu memiliki sifat antibakteri yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh manusia. Anda dapat menggunakan madu untuk meredakan batuk dan pilek. Madu dapat mengurangi iritasi pada saluran tenggorokan. Namun, madu sebaiknya tidak diberikan kepada anak di bawah 2 tahun. Anda dapat mencampur madu murni dengan lemon untuk diminum untuk membantu meredakan batuk pilek.
3. Obat Flu dari Peppermint
Resep herbal yang banyak digunakan untuk mengobati pilek atau pilek adalah peppermint. Peppermint mengandung senyawa yang disebut mentol. Manfaat mentol adalah menipiskan dahak maupun lendir di saluran pernapasan dan mengurangi sakit tenggorokan. Anda bisa membuat secangkir teh mint dengan menambahkan madu murni yang cukup. Kemudian minum 1 atau 2 kali sehari untuk membantu menghilangkan pilek dan batuk.
4. Obat Flu dari Bawang Putih
Anda juga dapat menggunakan resep tradisional seperti bawang putih sebagai obat herbal untuk membantu mengatasi batuk pilek. Bawang putih mengandung zat yang memiliki sifat antivirus ringan dan dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh. Anda bisa mengonsumsi bawang putih dengan mencampurnya pada menu makanan sehari-hari Anda.
5. Obat Flu dari Ekstrak Elderberry
Elderberry adalah tanaman asli di Eropa yang banyak digunakan untuk perawatan, salah satunya adalah untuk membantu meringankan hidung tersumbat dan gangguan pernapasan lainnya. Ekstrak Elderberry ini bermanfaat sebagai antivirus dan antiinflamasi, dan berguna untuk membantu meningkatkan stamina dan melawan selesma.
6. Obat Flu dari Lada dan Madu
Madu memiliki sifat antibakteri yang dapat mengurangi iritasi pada saluran pernapasan. Anda dapat menggunakan campuran madu dan lada sebagai obat flu tradisional untuk membantu mengatasi batuk pilek. Bagaimana cara mengatasinya?
- Campurkan satu sendok makan bubuk lada dengan satu sendok makan madu ke dalam segelas air mendidih.
- Setelah diaduk sampai merata, tunggu hingga air naik.
- Kemudian minumlah campuran ini 1-2 kali sehari untuk meredakan pernapasan Anda.
- Sebaiknya, menggunakan ramuan ini untuk mengobati pilek dan batuk pada anak-anak.
7. Obati Flu dengan berkumur air garam
Trik sederhana untuk membantu meredakan batuk pilek adalah dengan berkumur dengan air garam. Berkumur dengan campuran air garam bermanfaat untuk membantu melembabkan tenggorokan. Anda dapat berkumur dengan air hangat yang dicampur dengan garam, kunyit, jahe, kencur atau cuka sari apel. Berkumur dengan bahan-bahan tersebut juga efektif mensterilkan bakteri di mulut yang menyebabkan flu dan batuk.
Tidak ada komentar untuk "7 Tips Cara Mengobati Batuk dan Pilek Secara Tradisional"
Posting Komentar